Bagaimana cara mencegah kanker paru?

Cui Nianji

Jabatan:
Pakar Terkemuka di Pusat Diagnosis dan Perawatan Presisi Onkologi Medis Foshan Chancheng
Gelar:
Kepala Dokter

Konsultasi Gratis

·        Pencegahan

Kanker paru dapat dicegah dan dikendalikan. Penelitian menunjukkan bahwa negara-negara maju di Barat telah berhasil menurunkan angka kejadian dan kematian kanker paru secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir melalui pengendalian tembakau dan perlindungan lingkungan. Pencegahan kanker paru dapat dibagi menjadi tiga tingkat: pencegahan utama berupa intervensi terhadap penyebab penyakit; pencegahan sekunder melalui skrining dan diagnosis dini untuk mencapai deteksi dan pengobatan dini; serta pencegahan tersier berupa rehabilitasi.

 

Pencegahan Utama

·      Pelarangan dan Pengendalian Merokok

Penelitian internasional telah membuktikan bahwa berhenti merokok secara signifikan menurunkan risiko kanker paru, dimana semakin dini berhenti merokok, semakin besar penurunan risikonya. Oleh karena itu, berhenti merokok merupakan cara paling efektif untuk mencegah kanker paru.

 

·      Perlindungan Lingkungan

Penelitian terkini membuktikan adanya korelasi positif antara dosis paparan polusi udara, indeks deposisi, indeks kabut asap, benzopirena dengan kejadian kanker paru. Oleh karena itu, perlindungan lingkungan dan pengurangan polusi udara merupakan langkah krusial untuk menurunkan angka insidensi kanker paru.

·      Pencegahan faktor lingkungan kerja

Banyak zat karsinogenik di lingkungan kerja telah terbukti meningkatkan insiden kanker paru. Mengurangi paparan terhadap zat karsinogenik ini dapat menurunkan risiko terjadinya kanker paru. Misalnya, pekerja yang terpapar asbes disarankan untuk memakai masker anti-debu dengan filter HEPA dan menjalani pemeriksaan fungsi paru secara berkala.

·      Pola Makan Sehat

Dalam pola makan sehari-hari, dianjurkan untuk lebih memilih makanan yang tinggi protein, tinggi vitamin, serta ringan dan mudah dicerna. Sayuran dan buah-buahan kaya akan beta-karoten, vitamin C, vitamin E, dan asam folat yang bermanfaat bagi kesehatan paru-paru. Bawang putih, makanan laut, biji-bijian, jamur, wijen, dan telur kaya akan selenium, yang memiliki efek pencegahan dan penangkal kanker. Sebaiknya hindari atau batasi konsumsi makanan yang diasap, dibakar, berjamur, atau disimpan semalaman.

 

Pencegahan Sekunder (Skrining Dini)

·     Kelompok Berisiko Tinggi (Memenuhi Salah Satu Kriteria Berikut):

Usia 50–80 tahun, riwayat merokok ≥20 pak/tahun, saat ini masih merokok atau baru  berhenti merokok kurang dari 15 tahun.

 

Memiliki riwayat paparan zat berbahaya di tempat kerja atau riwayat keluarga dengan kanker paru.

 

Disertai dengan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) atau fibrosis paru.


f7c331fa-ee26-4548-a304-a1c8ae746791.png.jpg




Kisah pasien kanker paru:

Penderita Kanker Paru Stadium 3 Bisa Hidup Selama 7 Tahun Lagi Dengan Cara Ini!




Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251